Dialog Pembangsaan #2

F : Ada yg tau 7 kata itu apa?
Coba share di sini

A : “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” berganti menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa”
F : Lihat kalimat: syariat islam bagi pemeluk2nya.
Dalam piagam madinah, syariat itu berlaku bagi muslim dan non muslim, bukan bagi pemeluknya saja (muslim)
A : baru nyadar
dihapus pun alasannya apa? lbh kejam lg berarti

F : Bila piagam jakarta diterapkan akan muncul beberapa permasalahan:
1. Bila pidana terjadi antar muslim dan non muslim
Akan diperkarakan dengan apa?
Syariat Islam atau bukan?
2. Bila orang Islam menilai syariat Islam terlalu berat, bisa jadi mereka akan murtad

Bila sudah murtad, kan ngga bisa dipake lagi syariat terhadapnya
Bisa jadi, malah umat Islam jumlahnya menyusut
Terkait dengan penghapusan,
Memang itu inisiasi para nasionalis yg takut islam akan mendominasi
Apapun itu, ana sepakat dengan ust saiful islam bahwa penghapusan itu memang taqdir positif bagi umat Islam
Walaupun harus kita garis bawahi bahwa sejarah mencatat, penghapusan tersebut juga merupakan pengkhianatan kaum nasionalis thd islamis

(tiba2 muncul di wa)
Ar : Waahhh baru tau bgt lah ttg ini……

R : Klo menurut saya pemikiran itu terlalu rumit kang
Krn dlm piagam jakarta pemimpinnya harus muslim yg tertuang dlm UUD
Lalu negara tertulis berdasarkan syariat Islam yg juga tertuang dlm UUD saat itu
Saya setuju klo pancasila itu multitafsir tp piagam jakarta tidak multitafsir
Perubahan dr piagam jakarta ke pancasila itulah yg menyebabkan terhapusnya semua btk hukum yg menguntungkan warga mayoritas, yaitu umat Islam
Di sana memang terlihat umat Islam dikhianati krn hanya krn Moh Hatta bertemu dg seseorang yg tdk dikenal, maka moh hatta menghapus semua hukum yg berlabel Islam.
Dg alasan, nanti gampang lah ke depannya bisa disempurnakan.
Terkait syariat bg pemeluknya, menurut saya tdk akan serumit itu. Krn pemimpinny harus muslim dan dasar hukum negara adalah syariat Islam. Mungkin itu maksudnya pada tataran mengenakan kerudung bg wanita.
Yg sifatnya lbh personal.
Tp coba saya cek lagi di dokumennya nanti.

F : Klo 7 kata itu ditulis dan syariat yg berlaku “cuma” kewajiban kerudung, ngga penting banget para ulama memperjuangkannya. Justru karena syariat yg dimaksud adalah syariat Islam, makanya para ulama banyak yg gigih memperjuangkannya.

R : Bukan kang maksud saya. Mungkin, knp para ulama akhirnya srpakat ditambah “bagi pemeluk2nya”, agar hukum itu tdk mencederai agama lain. Tp syariat Islam tetap bisa ditrgakkan secara menyeluruh.
Walaupun sempat berselisih apakah perlu ditambah atau tidak anak kalimat itu yg berbunyi “bagi pemeluk2nya”.
Utk agama negara adalah agama Islam, saya masih mencari dokumennya. Saya takut salah ingat.
Yg pasti sempat diusulkan oleh Wahid Hasjim agar ditulis agama nrgara adalah agama Islam. Hanya saja sy lupa keputusan akhirnya gmn dan apa pertimbangannya.

F : Iya, dan ternyata klo piagam jakarta berlaku, itu tadi, akan ada beberapa ketimpangan, karena secara tekstual, syariat hanya diberlakukan bagi umat Islam saja. Padahal berapa banyak umat Islam yg tidak paham dan tidak menghendaki syariat Islam, bukankah mereka bisa jadi lebih memilih utk murtad daripada melaksanakan syariat Islam?

Jadi, benar bahwa penghapusan 7 kata dalam piagam jakarta itu merupakan pengkhianatan bagi kaum muslimin, namun ada hikmah besar dan ibrah yg sgt positif di balik taqdir Allah atas kejiadian tersebut. Wallahu a’lam…
Terkait dengan usulan Wahid Hasyim sendiri kan tidak diterima konstitusi, sampai sekarang uu 29 ngga ada kata agama negara agama Islam.
Jadi, dasar negara sejak awal didirikan memang bukan Islam dan yg termaktub dalam piagam jakarta adalah kewajiban melaksanakan syariat bagi pemeluk2nya.

Yg kita bicarakan di sini piagam jakarta yg udah jadi kan? Bukan proses pembuatan piagam jakarta?
Makanya bila dibandingkan dengan piagam madinah, jelas sangat berbeda.
Wallahu a’lam.

R : Jika hukum hudud tidak ditegakkan berarti sama saja negara tidak memberi kebebasan umat Islam dlm beragama.
Tapi pernah ada yg mengatakan saya lupa entah itu Ki Bagoes Hadikusumo atau siapa, kewajiban bg pemeluknya itu termasuk hukum hudud.
Dalam teksnya kan utk umat Islam “wajib” melaksanakan syariat Islam. Tapi utk agama lain “boleh” melaksanakan ibadahnya masing2. Jika terjadi konflik muamalah, tetap yg Muslim wajib melaksanakan syariat Islam.
Mungkin memang berbeda sedikit dg piagam madinah kang secara tekstual.. tp pelaksanaannya sama klo menurut saya.
Tapi emg sih sebagus apa pun undang2 klo masyarakatnya blm siap, syariat Islam tetap ga akan terlaksana.

Kang mau tanya, dr MPI, ustadz asal Bandung yg paling tepercaya ilmunya siapa? Ada ga yg dr Bandung? kayak ustadz anung… Mau diusulkan masuk MIUMI Bandung kang…

F : Iya karena multi tafsir tadi, makanya harusnya umat Islam berhenti berpikir untuk memperjuangkan Piagan Jakarta lagi, lebih baikn langsung aja Syariat Islam atau klo mau “lebih halus”, tawarannya adalah Piagam Madinah, secara tekstual tidak multi tafsir dan jelas ketentuannya. Bahwa syariat Islam yg digunakan untuk seluruh umat dan semuanya wajib tunduk.
Wallahu a’lam.
Utk ustadznya, ntar ana konfirmasi dlu ke orang2nya.
Halaqahnya jam8 ya, ane baru selsei acara mabit, tadi malem ikhwan2 MPI mabit.

Advertisements

Terkadang perempuan…

Seringkali memang perempuan hanya perlu didengarkan masalahnya.
Tak perlu dikasih solusi bahkan terkadang, karena biasanya mereka sudah tau solusinya.
Yang diperlukan itu..
“Semangat Na, kita sama2 berjuang ^^9 kamu pasti bisa..”

– – –

A : pr-ku numpuk, ada 3 lah buat besok. gag ngerti lagi deh..
H : iya kita kadang emg suka SKS, sistem kebut semalam, bisa sih, tp ngga maksimal biasanya
A : (jleb) iya nih ):

– – –

Udah Na, niat menasihati mereka memang baik kok.
Jangan manja, haha penginnya didengerin dan ngga dikritik.

Ke laut aja klo gag mau dikritik..haha

Bismillaah…
bantu aku Yaa Rabb…utk selalu husnudzon )’:

dia telah mengisi relung hati (sebelah sini)..

Nasi putih, oseng welok, telur dadar

Adakah masakan yg lbh enak dr masakan sendiri? B)

>> Ada.
Masakan ibu.

|’:

>> cengeng, homesick mulu

Bukan cengeng..
Lagi mikir, kok ada ibu sehebat dia (ibuku).

>> karena ayah itu adalah sosok pahlawan, dan ibu adalah segalanya, bagi anak

Ibuku berhasil, beliau berhasil menjadi segalanya bagiku,
Can i?

>> jadilah seorang ibu yang memberi kesan indah bagi anak, agar anak benar2 mendoakanmu, itu harapan kita bukan?

aku ngga bisa liat kekurangannya kalo udh kangen..
Allah, rasa ini tak kan bisa luput dari relung hati sampai kapanpun.
Indah rasanya mencintai seorang yang mencintai diri dgn penuh kasih.
|”:
Alhamdulillah, atas cinta yang Engkau bagi di antara kami.
Ibuku “segalanya” , namun benar2 Engkau pemilik segala rasa ini.

Semoga aku tidak terjerumus kpd kesyirikan.

This is My Style (?)

jika ada yg mmpertanyakan style-mu
apa jawabmu?

“suka2 saya lah mau gmn” ?
“trus knapa” ?
“whatever they said..” ?

jawaban apa?

jgn naik pitam
itu pertama

“oh gmn emg mnrtmu..?”

dua..
jika jawaban mereka ga syar’i
tunggu mereka selesai bicara

“hmm..hehe jd klo se-ngaji-nya aku gini, aku sharing aja ya…blablabla etc”

bicara panjang lebar itu baiknya jgn di awal, tapi di akhir,
pun mulailah dgn yg manis2

knapa?

hati manusia itu jika kebawa emosi penginnya apa?
penginnya ngomong dan menang
jika tersudut,
otaknya akan lgsg mnelusuri jawaban dan melontarkannya

ga salah2 juga klo gt,
tp coba libatkan hati sebelum kata2 terlontar

kendalikan keadaan
dengan?
tenangkan diri sendiri dulu,
redam rasa2 nyelekit itu
lalu ungkap segala sesuatu bukan dgn “hasrat bicara” (cewe bgt kali ya yg ky gini)
ungkap dengan hati
hati yg gmn?
hati yg ingin ngajak mereka sama2 paham
paham bukan dgn paksaan
tapi dgn pilihan mereka

ini bukan ttg menang di hadapannya
tapi ini ttg menang di hadapan-Nya

Minggu yang komplikasi ya minggu ini (?)

Alhamdulillah..

minggu di semester ini yg dari senin-jumat bener2 dikosan ya minggu ini,
minggu yang senin-jumatnya makan dibeliin temen ya mgg ini,
minggu yang di hari-harinya bener2 pikiran kemana2 selain ke kuliah ya mgg ini,
minggu yang di hari2nya harus bangun selalu jam 12malem ya mgg ini (minum obat ada jam 12 malem (y) ),
minggu yang hari2nya ghani ngga main ke kamarku ya mgg ini, takut ketularan )’:
minggu yg bs khidmat dngrin ceramah ya mgg ini (krna ngga tau mau ngapain lagi),
minggu yang hari2nya ngga lupa minum madu ya mgg ini,

minggu yg pas semua kondisinya utk Engkau memberikan pelajaran berharga,
ya minggu ini.

walhamdulillah.
dan segala puji bagi Allah.
(‘:

I’m Just a.. Muslim woman

Bismillaah..

i’m just a woman,
i’m just a muslim woman,

aku ingin, ada suatu tempat di suatu masa,
ketika kuterbangun di pagi harinya..

aku bisa mengecup keningnya,
dia, pelengkap setengah diinku
ingin..
ada rasa yang begitu kuat, rasa keberuntungan yang amat sangat, beruntung aku bisa bersamanya,
beruntung, Allah memilihkannya untukku,

lalu,
aku ingin, ada suatu tempat yang khidmat, pada suatu masa,
ku dapat menyiapkan diriku di sana,
ku mulai membersihkan, membasuh tubuh yang lelah ini dengan percikan aliran air yang sejuk menyejukkan,
di tempat yg teduh nan khidmat,
tempat ku mengadu mempersiapkan kekuatan, kepada-Nya

aku ingin,
ada suatu tempat ketika kuterbangun,
ketika hati sudah terkawal dengan doa,
aku membuka pintu kamar tidurnya, tanpa suara..tanpa decitan engsel pintu.
kuberjalan perlahan,
perlahan,
kukecup keningnya,
hangat terasa,
mereka, yang darahku mengalir pada tubuh yang berbeda,
kecintaan tak logis, namun nyata,
karena fitrah, fitrah suci yang dititipkan oleh Rabbul ‘aalamiin…

ingin kulukis hariku dengan memberi ketulusan kasih kepadanya,
bukan agar ia membalas budi, tidak
namun agar bisa kulukis hatinya dengan bimbingan-Nya,
bukankah mereka aset?
aset doa, aset amal jariyah, aset hidupku,
aset ku utk menyiapkan hujjah di hadapan-Nya?

kuharap,
keindahan surga dunia ini memang takdirku Yaa Rabb…
Engkau Maha Kuasa,
aku hanya mampu berharap dan berdoa,
karena ini ranah kuasa-Mu yang agung,

jauhkan aku dari kesyirikan,
tetapkanlah kami nanti dalam ketaatan yg penuh, kepada-Mu.

aamiin
Allahumma aamiin..

Marah itu . . (serem)

* * jika berada dalam kondisi ini…. * *

M : mas ** tuh ya an, kalo marah nyeremin..
A : kok gt mba? Eh tp ini takut ghibah..kecuali mba M yakin aku bs bantu ngasih saran atau solusi dan yakin ak bs dipercaya
M : iya An, mba ngerti, in syaa Allah aku percaya, makanya aku sering cerita k kamu An
A : tp sekadarnya aja ya mba, masalah yg sekiranya mba kubisa bantu aja, jgn smua diceritain
M : iya An..
A : hhe ya sok mba, lanjutin
M : mas ** kalo marah nyeremin, mba M jd takut, bener2 keras orgnya
A : waduh..(rada keringet dingin)
tp ngga main fisik mba?
M : ngga sih, tp kata2nya itu lho, pedes, nyelekit An )’:
A : haduh..mba, udh baca Psikologi Suami Istri yg kuliatin cover bkunya wkt itu?
M : udh An, mba udh baca yg ky gt, tp..
A : butuh kedua belah pihak utk baca bku itumba, gmn tabiat laki2, gmn tabiat perempuan, hrs dipahami keduanya..
M : tp mas ** sibuk banget An..
A : hmm…..sekarang gini aja..
ak ga bs nge handle dr laki2nya, dari mas **
Skrg kemampuanku bs nya nguatin dr mba M aja.
Laki2 itu emang ada yg sifatnya begitu mba (sebacanya aku), trus gmn?
Komunikasi mba, blg cb,
“Mas, aku sangat mnghargai mas, aku seneng ngobrol sm mas..hmm tapi terkadang aku ngga enak kalo dikerasin sm mas, itu terasa sakit mas, jujur..aku cm mngharap mas lbh kalem aja kalo ngomong sama aku. semoga mas bs ngerti, aku sayang dan sangat hormat sm mas, pengorbanan mas thd keluarga ini sungguh besar, aku sangat bahagia memiliki suami yg sangat bertanggung jawab seperti mas, betapa beruntungnya aku. aku hanya ingin berbakti kepada suami, hanya itu, semoga mas bisa mengerti perasaanku. aku cinta mas **, karena Allah.”
ini narasiku aja mba, bs diedit2 sesuai kondisi. Intinya, komunikasi yg halus, pertama, redam emosinya, trus bicarakan, lalu doa(ini di awal juga harusnya), hasilnya serahkan ke Allah.
Semoga mba M bs lbh kuat (:
aku yakin, mba bisa,
semangat mbaa (‘:
M : hmm..mba ayem kalo chat sm kamu An. Makasih ya An, semoga mba M bs lbh kuat, mjd org yg lbh baik nanti.
Mba beruntung punya adik ky kamu.
Makasih ya An.
A : ganbatte mba….

Dialog Cermin..

H : na, aku kira kata2mu agak gak enak didenger
A : masa sih?
H : km lagi dtg bulan?
A : iya, hari ke-4 nih
H : suka kerasa apa klo lg dpt?
A : pegel2, emosi jg agak gak enakan,
H : kenapa bs gitu?
A : mgkn aku yg krg deket sama Allah
H : knp kurang deket sama Allah?
A : gak bs sholat, puasa, baca Quran
H : itu jadi alasan? Kenapa gak ngelakuin hal lain yg bs ningkatin keimanan? Jgn malah banyak ngoceh di facebook
A : *sedih pisan
H : kenapa sedih?
A : ya kondisiku yg ky gini, futur kalo lg dapet. Jdnya gak kejaga
H : knapa gak baca buku amru khalid misal, itu bs ngejaga, banyakin istighfar, banyakin nangis dari istighfar itu
A : iya, H *sedih
H : udh udh, skrg km stabilkan emosimu, banyakin istigfar, banyakin tasbih. dunia ini gak sempurna, terlalu mudah utk dicela..namun, itu hanya menambah ketegangan jika kerjaanmu mencela aja
A : trus gmn?
H : tujuanmu itu memperbaiki kesalahan org lain, bukan menghinakannya, mencaci maki dia, atau bahkan membuat dia malu,
A : iya, H *sedih
H : dekati Allah, maka nanti tutur kata indah yg akan mengalir

Pendidikan Anak (?)

A : bsk ak mau dtg k walimah mentorku mba..calonnya anak 2013 lho, hahaha
Pj : eh iyaa? Wahh keren….
A : (cerita banyak yg keren2 ttg mentor ini dan calonnya, dan alur ketemu jodohnya)
Jadi gitu mba,
Pj : wah keren…aku suka cara dia ngambil keputusan..beda gitu..
A : iya mba, akhwatnya jg dr face nya adem, polos, cantik..ya cocok lah sm ikhwannya yg ilmunya udh super itu.

* * random theme, tiba2 loncat * *

Pj : ohya na, ak jd inget yg Islamic Smart Teaching itu, yg video dr kamu
A : yup, knp mba?
Pj : katanya yg pendidikannya bagus itu, urutannya Finlandia, Shanghai, China klo ga salah.
A : iya rada inget, tp dlm hal? science?
Pj : sistem pengajaran mgkn ya,
A : oh gt. klo konteksnya ilmu agama, setauku sih Yaman, Suriah, Mesir, ya negara2 yg banyak ulama2 kibar sejak zaman dulu, ninggalin jejak pasti mereka..ada bekasnya, ya entah buku2 atau murid2nya.
Pj : hmm iya, jd inget Koran by Heart. Rifdha, yg anak perempuan itu..ayahnya kan pengen anaknya ini dpt pendidikan di Yaman, mau hijrah gitu kan.. segitunya gitu perjuangannya..
A : ya, this is our deen (:
Agama ini yg concern dr perihal keluarga, cuma Islam. dari pemilihan calon suami/istri ada rambu2nya, berlanjut bgmn agar ada cinta tulus yg tumbuh di antara keduanya, bgmn ngurus anak, gmn pendidikan ke anak seharusnya, nah dari keluarga yg manis ini tumbuh pejuang2 diin yg akan menjadi ujung tombak tegaknya Islam mba.
Indah bgt yak. Jd gak heran sm ayahnya Rifdha, yg pengin anaknya disekolahin di Yaman. Anak itu asetnya dia, mau dibentuk ky gimana anaknya, trgntung orgtua..aset amal jariyah, aset utk meninggalkan jejak perjuangan Islam, wah pahala orgtua yg cerdas gitu ngalir terussss (”’:
Pj : wah iya na bner bner,,, kaya juri Koran by Heart. Islam udh ngatur ini semua, aktivitas dr kita tidur smp tidur lagi.
Jd selama sisa waktuku di Bandung, ak mau serius nih belajar.
A : belajar Islam serius mksdnya?
Pj : iya, ak kan S2 paling setahun lagi. Km mah msh lama, br semester 5.
A : sipsipppppp (y)

Berbaiklah, Berakhlaklah, Rangkul, lalu Berjalan, dan Berlari

Mencari kesamaan itu penting,
Mencari kesaman itu kebutuhan,

Ajaklah mereka yg sama2 mau ke surga,
Ajaklah mereka yg sama2 mau berubah ke arah lebih baik, ke arah Allah,
atau yg terlihat ada sedikit niatan kesana, minimal ada kemauan, tak apa.
tapi memang ada prioritas,
ada yang layak didahului,
yaa mereka yg mau dulu, mereka yg hatinya udh nge-link dulu,

rangkul, rangkul, jika berjalan dengan perlahan,
genggam tangannya, jika kondisi mengharuskan utk berlari

buat barisan yang panjang,
buat strategi manuver yang menawan tatkala di depan terlihat musuh bersiap menghadang barisan ini,

sembari membuat celah2 baru, yang isinya orang2 baru,
pejuang2 baru,
yang hatinya udh nge-link,

Allahumma,
pertemukan aku dengan mereka,
satu orang tak apa, dua orang lebih baik, tiga orang apalagi.
jika harus membuat dan merintis barisan itu di sini,
tak mengapa,
Mudahkan aku utk melihat jalanMu,

Allahumma aamiin