Ada Apa Malam Ini? #part3

#AAMI

Entah di potongan pembicaraan yg mana video beralih ke video 2.

A : mba, ini yg khutbah Syaikh ‘Areifi, beliau yang nulis buku Enjoy Your Life
P : ooh iyaa? beliau org Suriah?
A : kurang tau, setauku bukan sih mba
Ini yang tadi disetel pas di masjid upi kan mba.
P : kok bisa sih pemerintahnya ngebunuh rakyatnya sendiri na?

A : tadi dijelasin, pernah kubaca juga artikel yg bahas awal mula revolusi di Suriah.
Jadi, dulu itu selama 40tahun, umat Islam sunni di Suriah dijauhkan dari Islam oleh pemerintahnya. Ya ngga boleh sholat, puasa, dll.
Selama 40tahun itu rakyat juga udah ngerasa tertindas.
Sampe2 waktu itu ada anak kecil, yang nulis di tembok pinggir jalan (yang intinya) “Turun kamu Bashar Assad”

Esok harinya, anak itu menghilang.

Lalu ngga lama setelah dicari2 orangtuanya ngga ketemu..
ditemukan kepala anak kecil tadi di tengah jalan.

P : Ya Allah, sadis bgt

A : lalu rakyat geram..mereka keluar rumah buat demonstrasi..
1hari? ngga.. 1minggu? ngga, belum..6bulan..mereka berdemo
Dan di masa2 demo itu rakyat sipil mulai banyak dibunuh oleh rezim Assad.
Hingga puncaknya, 2011 meletuslah revolusi Suriah, sampai sekarang.



Advertisements

Ada Apa Malam Ini? #part2

#AAMI

Flow pembicaraan “diatur” oleh ketiga video tadi.

A : mba, ini video ttg Suriah yang pertama kuliat.
P : itu kaya film?
A : kaya trailer film, tapi bukan.

“In a world
Where survival, is the only rule
And feeling, have no place
Where winning, is everything
And weakness, is fatal
How much difference, can one person make?
……”

Kami : speechless (Yaa Allah….)

– – –

P : Bashar assad itu siapa na?
A : dia pemerintah Suriah mba. Seorang diktator yang beragama Syi’ah Nushairiyah.
P : gimana sih na, dia ngebunuh rakyatnya gitu?
A : jadi, kedzaliman di Suriah setauku ada sejak Hafiz Assad jadi pemerintah Suriah, terus ada estafet kepemimpinan yang diteruskan ke anaknya, Bashar Assad..dan ini semua atas restu Amerika
P : restu, maksudnya?
A : dipilih lewat demokrasi emang, tapi udah disetting oleh Amerika, meski yang dipake demokrasi. Ya istilah jujurnya sih, ngga ada demokrasi yg tanpa restu Amerika.
P : kaya Soeharto gitu diktator?
A : iya mba. Gini, aku pernah baca analisis sejarah, tentang kediktatoran Soeharto, yang dia itu ternyata “berkiblat” sama sistem diktatornya Hafiz Assad..makanya aktivis2 Islam banyak ngilang, aktivis mahasiswa juga pada ngilang, yang sekiranya “ngganggu”. Ini based on apa yg dilakuin Hafiz Assad.
Dan..ternyata apa yang dilakukan anaknya lebih keji.

Dialog Pembangsaan #1

A : Gmn pndpt kg fadhli ttg pancasila?

F : Pancasila itu multi tafsir
Tergantung dari mana dan oleh siapa ditafsirkan
Itu pancasila menurut ane

A: Tp katanya ini jg dirumuskan ulama2. Makanya Ketuhanan Yang Maha Esa, dijelasin di pembukaan uud ’45 jg “atas rahmat Allah”. Jd bukanlah tuhan yg lain. (Kata Buya Hamka)

Istilah adab yg cuma ada dlm islam pun diperjuangkan oleh 4 tokoh islam jg : wachid hasyim, agus salim, abikusno t., kahar muzakkir..
atau kg fadhli ngeliat ini terlalu ada fanatisme kebangsaan?

R : Mereka dulu ga ada fanatisme na..
Fanatisme kebangsaan muncul belakangan..

F : Iya kan ane bilang multi tafsir

Menurut Soekarno, Pancasila itu Nasakom
sy pngn liat dr banyak frame. ngga ngeliat yg abu2 itu jadi salah aja isinya.
Silakan aja, setiap orang bisa melihatnya dari sudut pandang mana pun

A : tp soekarno pun inkonstitusional sbnrnya, katanya, wkt itu kan ditentang sm mohammad natsir. tp beliau malah dipenjara

F : Namanya juga hasil pemikiran manusia
Jadi, baik pancasila maupun perundang2an di NKRI, selain kata2nya banyak mengundang multi tafsir, juga banyak memiliki celah untuk digunakan sebagian orang dalam menguntungkan ambisi pribadinya
Pancasila dan UUD45 itu bebas nilai
Makanya dia ngga kokoh saat dijadikan dasar negara

Gini, Indonesia itu negara demokrasi?
Atau negara pancasila?
Atau negara demokrasi pancasila? 

A : 2-2nya bkn?
F : Emang ada?
Karena bebas nilai dan multi tafsir itulah Indonesia dibentuk sesuai dengan kehendak penguasanya
Dan itulah kenyataannya, bahwa demokrasi hakikatnya adalah diktatorisme

A : Oh, beda pancasila sm demokrasi apa kg?
F : Itu yg ane ngga tau
Tapi yg pasti pancasilais yg fanatik menolak negara demokrasi, aneh kan ya?
Sampe banyak tuh spanduknya: Indonesia bukan negara demokrasi tapi negara pancasila

(tiba2 muncul)
I : Iya banyak kang…
Beda nama aja mgkn, demokrasi hsl barat pancasila hsl pribumi pdhl isinya 11-12 #soktau
F : Bisa jadi

A : Misal gini.
Ada seorang yg fokus dlm dakwah ttg adab.
well, beliau blg.. di pancasila pun gt, krna sejarahnya ulama2 pun ada andil utk menyusunnya. shg adil, adab, Ketuhanan Yang Maha Esa pun ikut jadi bagian dr pancasila.

Disni ada pembelaan thd pancasila yg katanya multitafsir itu.
Boleh ngga sih sbnrnya ini disampaikan?
sy jg kalo ditanya msh bingung. ini sesuai dgn islam, atau bertentangan? atau gmn sbnrnya?

R : Pancasila itu berasal dr piagam jakarta
Isi piagam jakarta itu udah persis piagam madinag
Madinah

F : Klo dakwah ke orang pancasilais, mungkin bisa dakwah begitu
Tapi klo ke umum, lebih baik ngga
Khawatirnya malah jadi pembenaran para pancasilais bahwa indonesia ngga butuh syariat Islam
Piagam Jakarta itu beda sama Piagam Madinah
Silakan baca “Piagam Jakarta atau Piagam Madinah” Ust Saiful Islam
gmn isinya?
Intinya, Piagam Madinah itu lebih baik dari Piagam Jakarta
Dan dihapusnya 7 kata dari Piagam Jakarta justru menurut Ustadz Saiful Islam adalah ketentuan Allah yang berdampak positif bagi umat Islam

A : Kok?



art? art of Think? art of Religion? ~_~

* *  ini komentarku terhadap sebuah artikel yang bikin gerah ~^^~ * *

syukran wa jazakillahu khair mba, artikelnya bagus, hehe
tapi sayang terlalu men-generalisir ^^v

ulama2 yang masih ber-Islam dengan ilmu, mereka itu belajar dari guru2 mereka (talaqi) juga dari buku2. inilah sebenar2 warisan islam. bukan bangunan, kuliner, atau fashion. warisan kita itu ilmu.

Nah, masalah sebenernya ada disana. Ilmu, bukan di ilmu islamnya, tapi di orang2 islamnya, yang makin jauh dari ilmu.

Mereka yang kynya suka pada ribut2 itu ya karena ilmunya msh minim, atau ilmu yang didapet ngga diamalkan. Karena dlm islam itu diajarin tazkiyyatun nafs (pensucian jiwa), muamalah, akhlak ke sesama muslim dan ke sesama manusia, fiqh tentang hukum asal debat itu haram(kec.utk kondisi tertentu), etc.

Artikel ini menafi-kan itu semua (menurutku), bahkan ekstrem.
Kenapa?
karena dia pengen memasukkan logika pluralisnya.

Nah balik ke ilmu, kalo kata ust bachtiar nasir, “Yang suka mengkotak2an itu yang di bawah2 aja, yang di atas2 udah pada melebur.”
Maksudnya, ya yang suka ribut2 main emosi biasanya ya yang dibawah2 aja, yang baru belajar islam, hehe aku awal2 juga gitu ^^v

Klo sengaji-nya aku, tentang syarat2 syahadat, syarat pertama itu ilmu, yang kedua itu keyakinan yang menghilangkan keraguan. (Dan 5 syarat yang lain, ada 7 syarat).
Nah dsni keliatan, tujuan kita nyari ilmu islam kan supaya tenang, tenang karena kita yakin udah berada dalam kebenaran. Klo ragu satu hal, cari ilmunya, ragu lagi, cari lagi, sampai kita di-yakin-kan oleh Allah. Dipahamkan, dan ditenangkan hatinya oleh Allah.

Nah, terus lakum dinukum waliyadin, (sengaji-nya aku) maksud ayat ini “bagimu agamamu dan bagiku agamaku”,
maksudnya itu kita membiarkan orang di luar islam tetap dlm agamanya (ngga maksa),, bukan saling membenarkan.

Artikel ini seolah ngekritik, kita ngga boleh bilang, “saya yakin agama saya itu benar, dan agamamu salah.”
Lah kalo ngga boleh gitu, berarti kita ngga boleh yakin dengan kebenaran Islam? wah udah menyalahi syarat syahadat ini, syahadat kita perlu dipertanyakan.

Disana juga disebut, musuh utama itu bukan kekufuran dan kesyirikan (kristen, buddha, hindu)..
Aduhh, ini dengan mudah dijawab Allah (salah satunya) di surat Mumtahanah ayat 4 :

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِىٓ إِبْرٰهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَءٰٓؤُا مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدٰوَةُ وَالْبَغْضَآءُ أَبَدًا حَتّٰى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُۥٓ إِلَّا قَوْلَ إِبْرٰهِيمَ لِأَبِيهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ أَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللَّهِ مِن شَىْءٍ ۖ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali”.

Jadi kesimpulannya, perbedaan itu pasti terjadi, perpecahan umat ini menjadi 73 golongan itu pasti trjadi.
Terus?
Coba deh ikut pemahaman para sahabat. Mereka itu nanya-nya bukan “gmn mmpersatukan golongan2 itu” , tapi “jalan mana yang selamat”.
Tugas kita itu jalan di jalan islam dengan melakukan syariat yang Allah tentuin dengan hati yang yakin.
Adakah yang lain?

Hehe rada sok2an dan menggiring masa biar ikutan pluralis artikelnya ini ^^v

Wallahu a’lam
 

Sejarah yang Mengubah Suasana (?)

image

  image

Buku sejarah yg agaknya bertentangan.
Dibilang bertentangan pun ngga juga. Karena…
Isinya ngga nyambung antara keduanya.
Tapi kecondongan yg diangkat kerasa.
Fakta yg dipaparin beda konteks.
Tapi saling melengkapi |’: kebingungan-ku
Sama2 bahas sejarah Islam kok (kalo ngga rada males baca juga).
Tapi suasana ruangan serasa berubah saat baca yg satu, dan berubah saat baca bacaan yg satunya.

Tapi.

Nikmati-lah selagi otak masih bisa nyerap banyak, dan tubuh pun masih kuat.
Sebagai bekal utk berpikir, bekal tuk merasa, dan bekal tuk bergerak.
Sejarah Islam.
Dari Siroh Nabawiyah hingga penyebarannya, sampai bisa nyentuh kamu yg sekarang.

Nice to connect some nerves.

cc : Perjalanan Gerakan Jihad (Abu Mush’ab As-Suri) & Api Sejarah (Ahmad Mansur Suryanegara)

Syria, Stories of Allegiance

Masyaa Allah,
beneran indah baanget kehidupan mereka, dari wajah itu terpancar hati2 yg bahagia….

The Islamic Project in Syria is progressing beautifully,
By the Grace of Allah SWT…

1. Brotherhood Between Muslims (benar2 menghancurkan rasisme dan nasionalisme)
–> disini ada foto dari anggota ISIS

2. The School & Education Program
Sudah berapa lama kamu sekolah?
>> 1 bulan lebih
Apa yg kamu pelajari?
>> aqidah, sunnah dan Quran

Mereka berteriak, “Allah is our master, and they have no master..”
–> disini ada foto mereka meneriakkan kalimat indah itu

3. Special Care for Children

4. Fun & Game Sessions for Children & Local Population

5. Dawah Conferences

6. Social Services
Ada rumah pengadilan (court house), ada keamanan (state police)

“We say to the whole Ummah of Islam : We Love You. We say to you, wallahi, We Love You.
And today, we are on the borders of Jerussalem.”

-from the video http://www.youtube.com/watch?v=XWx_TRyXWSc

under Your control..

under Your control..

just melting seeing this photo…

Allahumma..
ini baru ciptaan-Mu yg kecil dan lucu,
belum belum pemilik tulang rusukku, terlebih calon mujahid kecilku..
how can i part my love? belum terpikir

TT

yang kutakutkan hanya satu,
kesyirikan yang halus merajut relung hati,
hingga kecintaanku kepada makhluk, melebihi kecintaanku kepada-Mu…

Ya Rabb, i hope i always under Your control, always…
jadikan hati ini istiqomah dalam ke-khusyu-annya, genggam erat ia,
sadarkan jika hati ini mencintai makhluk-Mu, melebihi kecintaan kepada-Mu
kepada Rasul-Mu,

aamiin

Samir Khan..

jihadis media..ah sungguh tulisan itu mampu menggetarkan hati seseorang (dengan izin Allah) untuk bergerak, berdakwah, bahkan berjihad bertaruh nyawa.

Samir Khan, atau yang dalam dunia jihad global lebih dikenal dengan nama Inshaallahshaheed.

Image

“I am Proud to be a traitor to America”, sebuah judul subtopik yang diangkat di majalah INSPIRE edisi 2.

 

Nasehat Terakhir Samir Khan Tentang Pertarungan Media

Sekelumit Penjelasan atas Tulisan Terakhir Samir Khan tentang Pertarungan Media[1]

 

Oleh: Ustadz Fuad Al Hazimi

 

VOA-ISLAM.COM – Samir Khan, dalam inspire magazine Volume VII Spring 2011, kalau tidak salah ini adalah tulisan terakhir beliau sebelum syahid. Dan jika bukan karena berbahaya Samir Khan bagi Amerika tidak mungkin beliau dibunuh.

Mari kita lihat bagaimana nasehat yang diucapkan dan ditulis dengan darah penulisnya yang berjudul The Media Conflict(pertarungan media).

 

I remember his advice being spot-on as I stood there nearly two years ago in front of AQAP’s Amir, Shaykh Abu Bashir Al Wuhaisyi, may Allah preserve him. “Remember,” he said as other mujahidin were busy working on their computers in the background. “The media work is half of the jihad.

 

He was repeating the words of Shaykh Usama; words that reminded me of an unspoken of world that has shaped the lives of millions of people across the globe thanks to a few people on their computers and the men who fulfill their promises to Allah.  

 

“Aku teringat akan sebuah nasehat yang sangat berkesan hampir dua tahun yang lalu di saat aku berdiri di depan Amir AQAP, Syekh Abu Bashir Al Wuhaisyi, semoga Allah melindunginya. “Ingat,” ujarnya sementara di latar belakang  nampak para mujahidin lainnya sedang sibuk bekerja di depan komputer mereka. “Pekerjaan Media Adalah Setengah Dari Jihad.“

 

Beliau mengulangi kata-kata Syaikh Usamah bin Laden, kata-kata yang mengingatkan saya akan sebuah dunia yang tak terkatakan yang telah membentuk kehidupan jutaan orang di seluruh dunia berkat beberapa orang di depan komputer mereka dan orang-orang yang memenuhi janji mereka kepada Allah.”

 

Kita belum pernah bertemu dengan orang-orang itu, tetapi siapa menyampaikannya? Hanya beberapa orang di depan komputer kemudian merubah pola pikir, pola gerak, pola hidup jutaan orang.

 

مَنْ دَلَّ عَلَى الخَيْرِ فَلَهُ مِثْلُ اَجْرُ فَاعِلِهِ

 

Barang siapa menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya. (H.R. Tirmizi).

 

Back in America, I knew the media jihad was important to the mujahidin; but I just wasn’t able to put my finger on how im¬portant it was to them. Just then a brother intervened and confirmed, “A powerful media production is as hard hitting as an operation in America.

 

“Kembali tentang Amerika, saya tahu bahwa media jihad sangat penting bagi mujahidin, hanya saja saya belum bisa memastikan seberapa penting ini bagi mereka. Sampai saat seorang ikhwan menjelaskan kepada saya dengan penuh keyakinan : “Sebuah produksi media yang penuh kekuatan, itu sama seperti sebuah operasi serangan kepada Amerika”

 

And although the mujahidin are considered to be the underdogs in the war, it goes without saying that we have thrown something at America and her allies which they will forever be stuck with; Tony Blair rightfully de¬scribed that in his interview with the BBC when discussing the war against the mujahidin. “We have learned how to fight it but we haven’t destroyed its ideology,” he said.

 

“Meski para mujahidin pun menyadari bahwa mereka dalam posisi underdog pada peperangan ini, namun semua terus berjalan tanpa perlu diucapkan lagi bahwa sebenarnya kita telah melemparkan sesuatu kepada Amerika dan sekutunya yang akan terus menempel pada mereka. Tony Blair dengan tepat mendeskripsikan hal ini dalam wawancara dengan BBC saat mendiskusikan tentang perang melawan mujahidin : “Kita telah mempelajari bagaimana memeranginya tetapi kita belum dapat menghancurkan ideologinya” katanya.”

 

Itulah ciri dienul Islam sebagaimana yang dikatakan para ulama. Islam tidak bergantung pada Nabi Muhammad, Islam tidak bergantung pada Abu Bakar, Umar, bahkan Islam tidak bergantung pada seluruh mahluk ini. Karena Allah akan tetap memenangkan Islam, baik kita berkontribusi atau kita tidak peduli sekalipun. Kalau kita tidak membela dien kita, maka akan diganti oleh generasi baru yang mau membela dien kita.

 

The cred¬ible ideas that we bring is what in¬timidates them the most. People may be susceptible to an end, but ideas are bulletproof and have an outstanding lifespan.

 

The events of September left America in a bottomless predica¬ment, forcing it to shoot at some-thing that doesn’t die.

 

“Ide-ide terpercaya yang kita bawa itulah yang paling  mengintimidasi mereka. Orang tentu akan mengalami suatu akhir (kematian), tapi ide dan pemikiran itu tahan peluru dan mampu bertahan hidup dalam waktu yang amat lama. Peristiwa 11 September meninggalkan Amerika dalam keadaan tanpa dasar, memaksanya untuk menembak sesuatu yang tidak akan mati.”

 

Allah yang telah memerintahkan kita untuk membela Islam, Allah pula yang menjamin bahwa Islam akan tetap hidup, sementara musuh Allah ingin menjadikan Islam itu mati.

 

There were namely three things that the brothers focused on in their media efforts: quality and content of productions, Internet security and a media dissemination strategy.

 

While America was focused on battling our mujahidin in the mountains of Afghanistan and the streets of Iraq, the jihadi media and its supporters were in fifth gear. Thousands of productions were produced and dispersed to both the net and real world. Something that was produced thousands of feet above in the mountains of Afghanistan was found distributed in the streets of London and California. Ideas that disseminated from the lips of the mujahidin’s leaders were carried out in Madrid and Times Square.

 

“Ada tiga hal yang menjadi fokus para mujahidi pada media mereka yaitu : Kualitas dan isi produksi, keamanan Internet dan strategi penyebaran media

 

Di saat  Amerika fokus memerangi mujahidin kita di pegunungan Afghanistan dan jalan-jalan di Irak, media jihad dan pendukungnya berada pada  gigi lima (kecepatan tinggi). Ribuan produk media Jihad diproduksi dan tersebar baik melalui internet maupun dunia nyata. Sesuatu yang dihasilkan ribuan meter di atas pegunungan Afghanistan akan didapati telah didistribusikan di jalan-jalan London dan California. Ide-ide yang disebarluaskan dari bibir pemimpin mujahidin, ternyata telah tersebar di Madrid dan Times Square.”

 

Maka, muncullah apa yang disebut the lone wolf[2]. Bahkan dalam majalah Inspire ke 11 dikatakan, selama produk bangunan dan bahan-bahan dapur masih legal, selama itu tidak akan bisa dibendung the lone wolf.

 

Jadi apa yang diinginkan dari sebuah berita? Bukan dampak fisik, tetapi dampak psikologis. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda:

 

وَنُصِرْتُ بِالرُّعْبِ مَسِيرَةَ شَهْرٍ عَلَى عَدُوِّي

 

Aku ditolong dengan ditimpakannya rasa takut dalam hati musuh-musuhku selama perjalanan satu bulan. (H.R. Bukhari).

 

Former CIA agent Michael Scheuer said regarding al Qaeda on al- Jazeera’s “The Image War”: “Their propaganda beats us to hell every time, every time. We’re not even in the same league with them.”

 

“Michael Scheuer mantan agen CIA mengomentari  film “The Image War”, sebuah film dokumenter  tentang Al Qaeda yang ditayangkan di stasiun TV Al Jazeera, ia mengatakan : “Propaganda mereka membuat kita terjungkal ke dalam neraka, setiap waktu setiap saat. Kita bahkan tidak sedang bermain di liga yang sama.” [Ahmed Widad]

 

 


 

[1] Tulisan ini merupakan resume dari ceramah ustadz Fuad Al Hazimi dengan tema Urgensi Media dalam Jihad Global

 

[2] Sebutan bagi mujahid yang melakukan aksi jihad fardhiy (secara sendirian)

rambo picisan…

asik bangett pertama kali kenal nintendo..
mainan Rambo…..
kakak ane yg punya sih, tp ane ikut nge-riweuh-in…

level 1, level 2, level 3…
sampe level berapa lupa,,,
keren banget lah ini rambo pkoknya….

eksotis,…
bom roket2 yg dilempar bisa ngebunuh banyak penjajah Uni Soviet…
dia anti peluru, ditembak sampe tiga apa sepuluh tembakan gitu, baru mati…

dulu seneng banget main begituan..
dan….
satu hal, yg mungkin kalian dapet juga di film2 heroik amerika sejenis..
amriki(baca: Amerika) is great..amriki is (suka menolong)…amriki oh amriki…

ceritanya Rambo (pada ngeh ngga?)…
maksudnya pengen nyampein kalo di masa2 itu, Uni Soviet lagi ngejajah Afghanistan..
terus pasukan Amerika ngebantu Afghanistan dgn ngirim senjata2 dan pasukan utk nolong kaum muslimin di Afghan yg terjajah itu…
seriusan, heroik keren pisan lah…

hmm….

okke, that’s my past..

after searching and thinking about this (sebenernya ngga sengaja nemu, trus keinget masa lalu sih..),
kok bisa begitu keren, begitu supernya tentara2 amerika kala itu,
dan ane nemu ini tadi malem,
dari buku Perjalanan Gerakan Jihad (oleh Abu Mush’ab As Suri)

———————–

subjudul : Peran Amerika dalam Kemenangan Jihad Afghan (dengan pengubahan bahasa seperlunya)

jadi media amerika nih pengin ngebuat impresi bahwa kemenangan jihad Afghan merupakan kesuksesan kebijakan Amerika dan program CIA di Afhgan.
menyebarnya propaganda palsu ini ckup menguntungkan Amerika…

mereka bekerja utk itu melalui berbagai sarana propaganda.
salah satunya dengan film RAMBO, dengan kisah pertempurannya di Afghanistan..
di film itu Rambo digambarin bisa nembak jatuh buanyak pesawat, ngehancurin benteng2, ngebebasin para sandera pejuang (sandera dr Afghan atopun Amerika).

Rambo ini terus naik kuda, ngemudiin kendaraan lapis baja, meliuk-liuk terbang dengan helikopter Rusia.
Rambo terluka berulan2, namun ngga mati..(iya bangettt).
ia terjebak dlm kendaraan lapis baja, namun otot2nya yg menonjol(mengerikan saking gedhenya) itu tidak melepuh!!
film itu mampu menghujani para penonton yg kagum dgn otot2 Amerika dengan guyuran kata yg BIJAK dan propaganda PICISAN melalui bibir Rambo yg memble setengah gagu..

di akhir film. Rambo nyampein pesan tentang KASIH SAYANG Amerika terhadap org2 lemah, KEPEDULIANnya kpd org2 tertindas, KEGIGIHANnya utk membantu kaum muslimin, dan peran kuncinya dlm membantu org2 Afghan yg oleh film fiksi itu digambarkan begitu kagum dan cinta kpd Amerika…

akhirnya, otot2 Rambo (geleuh ngebayanginnyaa) pun kembali ke pangkalannya dengan aman, yaitu ke Hollywood utk berpesta dan berdansa gila bersama para penyanyi yg cantik2.
sebuah simbol yg memang menggambarkan secara riil ttg Amerika dengan OTOT2nya yg KEKAR, OTAKnya yg KERDIL, dan bibirnya yg setengah gagu namun suka mengarang-ngarang KATA BIJAK.

media Ameroka dgn sikap MEREMEHKAN AKAL orang yg mmpercayainya juga melebih2kan ROKET-ROKET (stinger) dalam kemenangan jihAd Afghan dan bagaimana roket2 tsb mampu membalikkan keseimbangan pertempuran.
yaitu, ketika pesawat-pesawat Rusia mulai berjatuhan akibat tembakan roket itu..
satu hal yg mengubah jalannya pertempuran dari kalah menjadi menang..!

kebohongan ini disebarkan media Amerika melalui media massa dan alat propaganda, mulai dari FILM DOKUMENTER, BUKU-BUKU, SURAT KABAR, hingga buku memoar para perwira intelijen, dan lain-lain.

perlu diketahui, sejumlah kecil roket2 (stinger) Amerika masuk ke Afghanistan SETELAH 10 TAHUN penjajahan Rusia dan BEBERAPA SAAT SAJA SEBELUM PENARIKAN RUSIA..
alat perang ini jarang sekali digunakan dalam pertempuran-pertempuran yang penting dan hanya sedikit pesawat Rusia yang jatuh olehnya….(fakta mengenaskan)
dari RATUSAN RIBU MUJAHID di sana, JARANG SEKALI ADA YG MELIHAT ALAT TSB…
sebagian senjata tsb malah dicuri oleh intelijen Pakistan.
mereka(pakistan) emang biasa nyuri sebagian bantuan dana dan barang2 utk para miuahidin Afghan, seperti mobil, berbagai peralatan SAR, logistik, amunisi, dan senjata yg masuk melalui Pakistan utk sampai kps mujahidin Afghan.

saya sendiri (Abu Mush’ab) tidak bisa mengerti bagaimana akal ini menerima kepalsuan besar tentang peran roket2 tsb dalam kemenangan jihad Afghan.
perang tsb diikuti berjuta2 org Afghan dan selama itu lebih dari sejuta mujahid bersenjata berganung dlm berbagai kelompok mujahidin.
pada periode itu pula, rakyat Afghanistan mempersembahkan LEBIH DARI DUA JUTA SYUHADA dan lima juta pengungsi, dari negara yg jumlah penduduknya tidak lebih dari 16 juta orang…

saya(Abu Mush’ab) juga tidak mengerti apa peran roket2 tsb dalam menghancurkan lebih dari 50ribu peralatan militer Rusia, membunuh lebih dari 30ribu prajurit Rusia di tempat itu, dan membunuh lebih dari 150 ribu milisi komunis Afghan pro-Uni Soviet.
belum lagi ratusan ribu operasi serangan selama jihad yang berlangsung lebih dari 15 tahun, dimulai 5tahun sebelum invasi Rusia dan berlangsung selama tiga tahun sesudah itu hingga ibukota Kabul jatuh ke tangan mujahidin, yaitu dari tahun 1973 sampai taun 1992..

meskipun kebohongan roket tsb begitu picisan dan bertolak belakang dengan informasi paling sederhana yang benar tentang jalannya jihad Afghanistan,
namun KEBOHONGAN TERSEBUT TETAP DIPERCAYA OLEH JUTAAN PENONTON TELEVISI dan FILM LAYAR LEBAR.
sejatinya, itu adalah sihir media..
Amerika dan di situlah kemenangan Amerika si pengecut dan penipu tersebut.
Amerika telah meremehkan mayoritas akal publik,
namun sayangnya,
mereka(publik) percaya begitu saja pada Amerika!

———————-

hmm..
kepentingan Amerika apasih di Afghan sebenernya?
dari ulasan jauh sebelum subbab ini dibahas..
kepentingan mereka adalah meningkatkan reputasi (dgn ngasih bantuan kpd kaum muslimin), serta membuka pintu imigrasi bagi para kader ash shahwah al-islamiyah supaya mereka menumpahkan hasrat fundamentalisnya jauh2 di daerah nun jauh disana (Afghan).
syukur2 mereka syahid, jadilah mereka bebas gangguan dari kader2 ash shahwah al islamiyah..

inilahh,,,
sekalinya akal kita tunduk sm yahudi, terus semangat jihadnya jg kendor..
makin leluasa lah mereka ngebentuk2 kita kaya tanah liat..
dipegang, dibentuk2, bisa dilempar, bisa dijadiin gerabah, sesuka hati…

haduh, kalo ngayal-nya ane sih…
jalan pikiran ane simpel sbenernya..

kenapa kita ngga kaya landak manusia..
sewaktu2 mau dimain2in, kita defensif, bulu2 yg berupa duri2 itu menghajar tangan2 nakal yahudi..
sewaktu2 yahudi tunduk..kita tegakkin tauhid di hati setiap manusia

kebodohan dan kelalaian…
jauh dari ketaatan….
dan tekad kerdil…
itu masalahnya…

Rasulullah berdoa :
“Ya Allah, aku minta ketegaran dalam semua urusan dan tekad kuat berada di atas petunjuk..
aamiin…

terakhir ane mau nutup pake ungkapan perkataan Waraqah bin Naufal :
Ketika bernostalgia, aku membulatkan tekad
Selagi tekad itu menimbulkan gaung
Karena penjelasan demi penjelasan yang disampaikan Khadijah
Wahai Khadijah, aku menunggu sekian lama
Di jantung dua Mekkah, aku mengharapkan kemunculannya (Muhammad)
Berdasarkan penuturanmu menurut salah satu pendeta
Yang tidak ingin hal ini tersebar luas
Bahwa Muhammad akan berkuasa pada kami
Cahaya terang akan terlihat di seluruh negeri
Ia timpakan kerugian kepada siapa saka yg memeranginya
Dan, memberikan kemenangan kpd siapa saja yang berdamai dengannya
Ah, seandainya aku berada pada hari itu
Dan aku menjadi orang pertama yang masuk Islam
Aku memasuki sesuatu yang dibenci orang2 Quraisy
Kendati mereka bereaksi keras di Makkah
Aku bawa masalah yang mereka benci ini kpd Allah
Jika mereka turun tangga
Aku bertahan pada sikap mereka
Masalah ini pasti ditentang orang-orang kafir
Kalaupun aku mati, itu tidak bermasalah
Sebab setiap orang akan bertemu takdirnya : mati atau hidup

(Riwayat Ibnu Hisyam)

Surat Cinta Untuk Calon Anakku

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Assalamu’alaykum Warahmatullahi  Wabarakaatuh,

Alhamdulillaahirobbil ‘alamin, sholawat dan Salam kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam sang Revolusioner, kepada para sahabat, dan para pengikutnya yang setia meneladaninya hingga akhir zaman.

Aku tuliskan surat cinta ini untuk engkau, calon anakku, calon Mujahidku, yang akan aku didik dengan tauhid, dengan tanganku sendiri dan bimbingan Ayahmu tentunya. Meskipun aku belum tahu, lelaki mana yang akan engkau panggil Ayah kelak. Aku tulis surat ini agar engkau tahu seperti apa perempuan  yang akan engkau panggil ibu.

Nak, Apa yang baik yang engkau temui dariku, ambil dan teladanilah. Bila nanti engkau lebih ‘alim dari aku..maka ingatkan aku di jalan kebenaran yg kau tempuh. Engkau harus tahu, bahwa Ibumu ini besar dan hidup dalam lingkungan keluarga yang kurang dari segi materi. Namun, benar bahwa kondisi yg kurang nyaman, justru akan melahirkan generasi yg tangguh dan dewasa cara berpikirnya.

Bersyukur, kakek dan nenekmu telah memberikan bekal agama yg cukup untuk aku hidup dan bertahan memaknai kerasnya hidup. Bila ternyata nanti, engkau mengalami nasib yang sama seperti aku, maka bersabarlah dengan kesabaran yg indah. Jangan bersedih bila kau harus mengarungi hidup ini dengan bersusah payah, penuh dengan perjuangan, dan kemiskinan.

Tersindirlah oleh doa Rasulullah, panutan aku dan ayahmu serta kaum muslimin dan orang-orang beriman di seluruh dunia. “Allohumma Ahyiena miskienan, wa amitna miskienan. Ya Alloh, hidupkan aku dalam keadaan miskin dan matikan aku  dalam keadaan miskin”.

Takutlah pada ayat Allah:

” Barang siapa menghendaki dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan balasan penuh atas pekerjaan mereka di dunia dg sempurna dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh sesuatu di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan di dunia dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan”.(QS. Hud :15-16)

Berbahagialah dengan kabar yang dibawa oleh Rasulullah, bahwa kaum fakir berdekatan dengan beliau kelak di akhirat seperti halnya jari manis dan kelingking, dekat sekali nak. Kaum fakir akan lebih dahulu memasuki Syurga Allah dibanding kaum aghniya’, sejarak 500 tahun. Kau harus tahu bahwa cinta dunia adalah biang dari segala keburukan, ya..Hubbun dunya ro’si kulli Khoti’ah.

Mungkin ini berat bagimu, Namun, engkau tak perlu khawatir, kau harus percaya pada AyatNya:

“Dan orang yang bersungguh-sungguh untuk mencari keridhoan Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh Allah beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS. ar Rum: 69).

Aku telah persiapkan bekal untuk kau mengarungi hidup yang hanya sebentar ini, yang nikmatnya tak lebih besar dari sebelah sayap nyamuk, aku pilihkan untuk engkau atas Izin Allah seorang ayah yang akan membantuku mendidik kamu menjadi Singa Islam, yg tidak takut terhadap celaan orang-orang yang suka mencela, yang keras terhadap kafir dan berlemah lembut terhadap sesamanya.

Aku lakukan itu sebagai bentuk rasa sayang dan cintaku kepadamu, karena kaulah ladang pahalaku yang akan memudahkan jalanku untuk meraih cita-citaku, mendapatkan sebutan  tertinggi sebagaimana dalam Al Qur’an: yaa Ayyatuhannafshul Muthmainnah, wahai jiwa yang tenang! kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhaiNya, maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu, dan masuklah ke dalam SyurgaKu. (al fajr: 27-30).

Semoga engkau bisa memahaminya.

Nak,  kamu harus tahu bahwa kita hidup di zaman yang penuh dengan fitnah. Hidup di Negara yang tak lagi memakai Syariah Allah dan sunnah Rasulullah sebagai aturannya. Dan tugasmu adalah berjuang untuk mengembalikan semuanya seperti sedia kala, yakni mengembalikan Alqur’an dan Sunnah sebagai aturan kehidupan, sama seperti yang aku dan Ayahmu lakukan saat ini bersama para pejuang Islam lainnya.

Jangan kamu bersedih bila nanti di rumah tidak kau temui TV, karena memang aku tak mau menyediakannya untukmu. Jangan sedih pula bila waktu bermainmu lebih sedikit daripada teman-teman sebayamu, karena aku menginginkan kamu menjadi Al Fatih kecil yang cemerlang hafalan Alqur’an dan Hadistnya.

Nak, bergaullah dengan orang-orang sholeh, yang hatinya tertambat ke Syurga, yang mengingatkanmu bila salah, yang menasehatimu dengan Al Qur’an. Kelak, kamu yang akan memimpin teman-temanmu  menemukan jalan Islam seperti yang kau tempuh.

Aku akan mendidik kamu bersama ayahmu, di sini..di rumah sederhana ini. Di rumah yang tak akan berhenti dilantunkan Al Qur’an di setiap bilangan harinya, di rumah tempat ramainya agenda dakwah diselenggarakan, di rumah tempat kamu dan teman-teman kamu serta anak-anak tetangga belajar bersama di perpustakaan kecil milik aku dan ayahmu.

Berdoalah agar rumah kita bisa menjadi ashbab hidayah bagi siapa saja yang mengunjunginya. Kamu akan aku buat betah di rumah ini nak, pasti. Aku akan memasakkan makanan kesukaanmu, bila kamu telah capai belajar atau bermain sejenak. Aku akan memberikan yang terbaik untukmu, Akulah orang pertama kali yang akan menghalangi masuknya pengaruh Thoghut dan anteknya dalam diri kamu, tak akan aku biarkan sedetik pun mereka memimpinmu. Aku akan melindungimu, selalu.

Aku ingin engkau menjadi bagian dari manusia yang dibanggakan oleh para penduduk langit, yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya. Yang tidak pernah berkeluh kesah terhadap makhluk, yang menjadikan Al Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan utama dalam beraktivitas.

Yang menjadikan akhirat sebagai orientasi hidup, Yang mengharapkan perjumpaan dengan Alloh dan RasulNya di jannah sebagai impian dan cita2 tertinggi.

Ini yang bisa aku tulis, selebihnya kau akan mendengar, melihat, dan merasakannya bersama aku dan ayahmu. Nak, aku pernah bermimpi bertemu Rasulullah, beliau memberikan seorang bayi kepadaku. Aku senang, Kau kah itu? Semoga Allah tidak akan pernah tega menyengsarakanmu. sungguh..aku rindu kamu

sumber : http://azzam2013.tumblr.com/