Kamu tau dia salah, lalu? [dialog]

Bismillah..

I dont know what i have to say… )”:

Jika temanku melakukan salah, dan dia tau itu salah.
Sangat tau, sangat paham..
She knows the rules well…

(Oke proses menelaah hati dengan berbicara (menulis) pun dimulai)

Aku sayang kalian teman2ku..
Aku sangat ingin kalian jauh dari dosa itu.

“Dan kamu cuma diam, itu salah siapa?”

What can i do?

“Bukankah peringatan itu berguna bagi orang2 beriman? Cek adz dzariyat, lupa ayat berapa, tentang peringatan bagi orang2 beriman.”

Iya bisa kucari.
The problem is….

“Apa..? Kamu ga enak? Ga berani? Takut terlalu keras? Sehingga dia nanti menjauh dan akan bebal dengan nasihatmu?”

You know me deeply, actually. Jadi apa saranmu?

“Coba sekarang kamu cari artikel yang berhubungan, lalu share itu di grup yg kamu segrup sama dia. Apapun, tentang ikhwan gombal, “ikhwan” tapi bukan ikhwan, tentang menjaga hati di masa2 kritis, tentang proses pelamaran yg syar’i, tentang interaksi ikhwan akhwat..please apapun na..jangan diam…”

T___T

“Jangan nangis, baru cobaan begini kok..kamu ngga disuruh ngadepin org yg minum miras, atau ngehadepin PSK, atau pembunuh kan? Kamu cuma disuruh ngingetin temenmu..”

Aku takut ukhuwah yang merenggang….

“Kok mikirnya gitu? Kamu udah tau rumusnya kan? Kamu dekat ke Allah, temanmu dekat ke Allah, maka akan timbul ukhuwah, rasa cinta sesama saudara muslim itu, karena Allah..
Kalau kamu takut ukhuwah renggang dgn alasan kamu ngingetin dia ke Allah..bukannya udh salah tuh logikanya?”

Iya mel )’:

“Aku tau kamu bisa, i know u’re strong…”

Lalu kaidah dakwah syaikh ‘Arifi gimana?

“Emang gimana? Coba jelasin ke aku yg berhubungan gmn?”

Cambuk ia dengan lembut, bikin gimana cara supaya ia sadar sendiri dengan kesalahannya.

“Oke, trus kapan mau dicobain? Gimana? Aku liat kamu diem2 aja selama ini dia telpon2an, wa2an sama “calonnya”.”

Aaaaaaaa….aku terlalu lama diam emang, ngga bisa nyari pembenaran lagi sama kamu T.T

“Gimana..udah cukup curhatnya na?”

Udah mel, sip udah |”’:
Jaga aku ya mel, jangan biarkan aku tersesat.

Allahumma jaga hatinya(melyana) supaya mudah mengingatkanku, jika hatinya pun telah rusak, ganti hatinya dengan hati yang baru yang Engkau berikan, yang lebih jujur dan tidak pragmatis.

– – –

melyana + anna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s