Carilah Akhirat, Jangan Lupa Dunia

 
Carilah akhirat, jangan lupa dunia.

Allahumma..mindset apakah yang tertanam selama ini dalam benakku?

Cari dunia jangan lupa akhirat..?

– – –

Begini,
aku sekolah, sd, smp, sma, yang hampir semua sekolah vavorit, lalu kuliah di itb, kampus idaman banyak orang.
lelah? ya..jujur..
(bukan maksud melemahkan diri di masa2 uts seperti ini TT)
banyak uang terkuras,
banyak waktu terpakai,
banyak tangis yang kerap datang untuk menenangkan (oke ini lebay tapi jujur),

itu sebagian sudah terjadi dan sedang terjadi.

aku akan membayangkan ekspektasi orangtua, terutama ibu, jika aku telah lulus.
“kapan titik BEP usaha itu akan terbayar?”

. . .

Lelahku akan berlanjut sama, namun waktuku akan sirna jika menuruti itu semua..
Ada mindset yang sedikit keliru dari mereka memang..
Namun mengkompromikan keduanya, itu jalannya.
Bukan menyangkal, merasa ‘sadar’, lalu berbalik arah utuh meninggalkan itu semua.
Bukan..
Namun, bisakah? Let’s try..

Bukan mengikuti arus.. T.T
kamu akan menggunakan waktumu nanti untuk mencari uang lagi?
cari titik BEP-nya dimana..?
Begitu?

Mengkompromikan hal2 itu.
“Bu, aku mau mondok tahfidz, bolehkah?”
>> rentan ditolak, mau pake uang siapa? TT (bahasa-nya jangan gini)
“Bu, aku mau kerja tapi setelah itu aku mau mondok tahfidz, bolehkah?”
>> kenapa ngga disambi? pagi-sore kerja, malemnya nyantri..
“Bu, aku mau nikah trus mau bisnis sambil mondok tahfidz, bolehkah?”
>> yakin bisa fokus? kenapa ngga kerja dulu utk cari pengalaman? ah kamu nikahnya mah nanti aja kalau udah waktunya, jangan dicari dulu, biarin mengalir
“Bu, aku sebelum lulus mau nikah dan punya anak.”
>> …
“Bu, aku mau berbakti sama ibu, aku ingin fokus menghafal Qur’an supaya aku bisa bersama ibu sama bapak nanti di surga, jadi sebelum aku beranjak ke keadaan dunia yg lain aku ingin membekali diri dengan Islam, bolehkah?”
>> T__T belum tau respon ibu seperti apa T_T
“Bu, aku mau kerja sambil menghafal Qur’an, setelah itu nikah dan pengin fokus jadi ibu rumah tangga.”
>> itu hidupmu, terserah kamu nak, ibu akan selalu berdoa untuk kamu.

Berharap apapun keputusanku, jawaban beliau adalah jawaban yang terakhir.
Allahumma aamiin.

“Carilah akhirat, jangan lupa dunia.” -ubn

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s