efektivitas waktu

Ini tentang efektivitas waktu.
Banyak yang meng-hamba kepadanya.
Sedih.

Bukan tentang itu seharusnya ummat Islam memfokuskan diri.
Namun keberkahan waktu.

Latih untuk meninggalkan hal sia2 (apalagi maksiat) lalu ulang dan ulangi, repetisi.

Semoga Allah memberkahi umurku, umurmu, umur ummat Muslim saat ini.

Advertisements

Ada Apa Malam Ini? #part2

#AAMI

Flow pembicaraan “diatur” oleh ketiga video tadi.

A : mba, ini video ttg Suriah yang pertama kuliat.
P : itu kaya film?
A : kaya trailer film, tapi bukan.

“In a world
Where survival, is the only rule
And feeling, have no place
Where winning, is everything
And weakness, is fatal
How much difference, can one person make?
……”

Kami : speechless (Yaa Allah….)

– – –

P : Bashar assad itu siapa na?
A : dia pemerintah Suriah mba. Seorang diktator yang beragama Syi’ah Nushairiyah.
P : gimana sih na, dia ngebunuh rakyatnya gitu?
A : jadi, kedzaliman di Suriah setauku ada sejak Hafiz Assad jadi pemerintah Suriah, terus ada estafet kepemimpinan yang diteruskan ke anaknya, Bashar Assad..dan ini semua atas restu Amerika
P : restu, maksudnya?
A : dipilih lewat demokrasi emang, tapi udah disetting oleh Amerika, meski yang dipake demokrasi. Ya istilah jujurnya sih, ngga ada demokrasi yg tanpa restu Amerika.
P : kaya Soeharto gitu diktator?
A : iya mba. Gini, aku pernah baca analisis sejarah, tentang kediktatoran Soeharto, yang dia itu ternyata “berkiblat” sama sistem diktatornya Hafiz Assad..makanya aktivis2 Islam banyak ngilang, aktivis mahasiswa juga pada ngilang, yang sekiranya “ngganggu”. Ini based on apa yg dilakuin Hafiz Assad.
Dan..ternyata apa yang dilakukan anaknya lebih keji.

Ada Apa Malam Ini? #part1

#AAMI

Dialog yang panjang (hingga ku-menunda belajar Elka 2 ku.. yaelaah dibahas..jgn mengganggu flow)..

Malam ini..dimulai dari sore tadi, kajian bedah tabloid Al Hikmah di Masjid Al Furqon UPI. Dengan style sok ngebut di kemacetan ): memboncengi mba P kami berangkat dari masjid Salman..(wuzzzz)

Berlanjut, malamnya, mba P nanya2..
Pertanyaan umum, “di Suriah ada apa?”
Aaaak…(rada2 cape ngulang, tp gmn lagi)

Panjang bahasannya, dari disetelin video “This is not a trailer movie, this is Syria” yang diunduh dari web kesayangan (Youtube)..
Lalu ceramah Syaikh ‘Areifi yang membangkitkan getaran ukhuwah Islam, membuat siapapun menjadi memiliki cita2 yang menawan, pergi ke bumi Syams, bumi Allah yang diberkahi.
Dan terakhir video Ustadz Angga Dimas, relawan Hasi yang diberangkatkan Suriah. Video ceramah beliau di tabligh akbar di Riau.



Cap Murah

Cap2, label2, begitu mudahnya terlontar )”’:
Tak disana, di medan konflik, di sini lebih2..

Baca bukunya dulu.
Allahuakbar!
Siapa2 yg memusuhi org2 yg kita kasihi, para sahabat Rasulullah, mereka tak pantas dilabeli Islam.

aku pernah salah, aku sering salah Yaa Allaah…. )”:
hati yg condong utk mudah melabeli itu menyedihkan.. )”:
dan diri ini pun sedih melihat diri sendiri yg rentan termakan banyak hal tak pasti.

Ini Tentang Dosen

Ini ttg dosen.
Evaluasi sekadarnya, semoga bukan ghibah )’:

Ada yg dengan tepat menatap satu per satu mata mahasiswa2nya.
Ada yg memang sengaja hanya melihat anak2 dibarisan depan.
Kemudian ada yg memang tak melihat mata perempuan, yup matanya jauh dari pandangan ke perempuan, meski teman2 jg bnyk yg sudah berjilbab.

Tentang tipe yang ke-3 …
Jujur, inilah tipe dosen yg pas menurutku. Mereka memang (sangat nampak) jujur ingin menyampaikan ilmunya.
Bukan ingin (meski hanya sekedar) melihat yang ‘bening’..bukan..

Hormatku pada mereka semua begitu besar, namun do’a ini seakan memilih..
Ya Rabb, berkahi ilmunya. Tetapkan dia dalam ketaatan kepada-Mu.
Aamiin..Allahumma aamiin..


Dialog Pembangsaan #2

F : Ada yg tau 7 kata itu apa?
Coba share di sini

A : “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” berganti menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa”
F : Lihat kalimat: syariat islam bagi pemeluk2nya.
Dalam piagam madinah, syariat itu berlaku bagi muslim dan non muslim, bukan bagi pemeluknya saja (muslim)
A : baru nyadar
dihapus pun alasannya apa? lbh kejam lg berarti

F : Bila piagam jakarta diterapkan akan muncul beberapa permasalahan:
1. Bila pidana terjadi antar muslim dan non muslim
Akan diperkarakan dengan apa?
Syariat Islam atau bukan?
2. Bila orang Islam menilai syariat Islam terlalu berat, bisa jadi mereka akan murtad

Bila sudah murtad, kan ngga bisa dipake lagi syariat terhadapnya
Bisa jadi, malah umat Islam jumlahnya menyusut
Terkait dengan penghapusan,
Memang itu inisiasi para nasionalis yg takut islam akan mendominasi
Apapun itu, ana sepakat dengan ust saiful islam bahwa penghapusan itu memang taqdir positif bagi umat Islam
Walaupun harus kita garis bawahi bahwa sejarah mencatat, penghapusan tersebut juga merupakan pengkhianatan kaum nasionalis thd islamis

(tiba2 muncul di wa)
Ar : Waahhh baru tau bgt lah ttg ini……

R : Klo menurut saya pemikiran itu terlalu rumit kang
Krn dlm piagam jakarta pemimpinnya harus muslim yg tertuang dlm UUD
Lalu negara tertulis berdasarkan syariat Islam yg juga tertuang dlm UUD saat itu
Saya setuju klo pancasila itu multitafsir tp piagam jakarta tidak multitafsir
Perubahan dr piagam jakarta ke pancasila itulah yg menyebabkan terhapusnya semua btk hukum yg menguntungkan warga mayoritas, yaitu umat Islam
Di sana memang terlihat umat Islam dikhianati krn hanya krn Moh Hatta bertemu dg seseorang yg tdk dikenal, maka moh hatta menghapus semua hukum yg berlabel Islam.
Dg alasan, nanti gampang lah ke depannya bisa disempurnakan.
Terkait syariat bg pemeluknya, menurut saya tdk akan serumit itu. Krn pemimpinny harus muslim dan dasar hukum negara adalah syariat Islam. Mungkin itu maksudnya pada tataran mengenakan kerudung bg wanita.
Yg sifatnya lbh personal.
Tp coba saya cek lagi di dokumennya nanti.

F : Klo 7 kata itu ditulis dan syariat yg berlaku “cuma” kewajiban kerudung, ngga penting banget para ulama memperjuangkannya. Justru karena syariat yg dimaksud adalah syariat Islam, makanya para ulama banyak yg gigih memperjuangkannya.

R : Bukan kang maksud saya. Mungkin, knp para ulama akhirnya srpakat ditambah “bagi pemeluk2nya”, agar hukum itu tdk mencederai agama lain. Tp syariat Islam tetap bisa ditrgakkan secara menyeluruh.
Walaupun sempat berselisih apakah perlu ditambah atau tidak anak kalimat itu yg berbunyi “bagi pemeluk2nya”.
Utk agama negara adalah agama Islam, saya masih mencari dokumennya. Saya takut salah ingat.
Yg pasti sempat diusulkan oleh Wahid Hasjim agar ditulis agama nrgara adalah agama Islam. Hanya saja sy lupa keputusan akhirnya gmn dan apa pertimbangannya.

F : Iya, dan ternyata klo piagam jakarta berlaku, itu tadi, akan ada beberapa ketimpangan, karena secara tekstual, syariat hanya diberlakukan bagi umat Islam saja. Padahal berapa banyak umat Islam yg tidak paham dan tidak menghendaki syariat Islam, bukankah mereka bisa jadi lebih memilih utk murtad daripada melaksanakan syariat Islam?

Jadi, benar bahwa penghapusan 7 kata dalam piagam jakarta itu merupakan pengkhianatan bagi kaum muslimin, namun ada hikmah besar dan ibrah yg sgt positif di balik taqdir Allah atas kejiadian tersebut. Wallahu a’lam…
Terkait dengan usulan Wahid Hasyim sendiri kan tidak diterima konstitusi, sampai sekarang uu 29 ngga ada kata agama negara agama Islam.
Jadi, dasar negara sejak awal didirikan memang bukan Islam dan yg termaktub dalam piagam jakarta adalah kewajiban melaksanakan syariat bagi pemeluk2nya.

Yg kita bicarakan di sini piagam jakarta yg udah jadi kan? Bukan proses pembuatan piagam jakarta?
Makanya bila dibandingkan dengan piagam madinah, jelas sangat berbeda.
Wallahu a’lam.

R : Jika hukum hudud tidak ditegakkan berarti sama saja negara tidak memberi kebebasan umat Islam dlm beragama.
Tapi pernah ada yg mengatakan saya lupa entah itu Ki Bagoes Hadikusumo atau siapa, kewajiban bg pemeluknya itu termasuk hukum hudud.
Dalam teksnya kan utk umat Islam “wajib” melaksanakan syariat Islam. Tapi utk agama lain “boleh” melaksanakan ibadahnya masing2. Jika terjadi konflik muamalah, tetap yg Muslim wajib melaksanakan syariat Islam.
Mungkin memang berbeda sedikit dg piagam madinah kang secara tekstual.. tp pelaksanaannya sama klo menurut saya.
Tapi emg sih sebagus apa pun undang2 klo masyarakatnya blm siap, syariat Islam tetap ga akan terlaksana.

Kang mau tanya, dr MPI, ustadz asal Bandung yg paling tepercaya ilmunya siapa? Ada ga yg dr Bandung? kayak ustadz anung… Mau diusulkan masuk MIUMI Bandung kang…

F : Iya karena multi tafsir tadi, makanya harusnya umat Islam berhenti berpikir untuk memperjuangkan Piagan Jakarta lagi, lebih baikn langsung aja Syariat Islam atau klo mau “lebih halus”, tawarannya adalah Piagam Madinah, secara tekstual tidak multi tafsir dan jelas ketentuannya. Bahwa syariat Islam yg digunakan untuk seluruh umat dan semuanya wajib tunduk.
Wallahu a’lam.
Utk ustadznya, ntar ana konfirmasi dlu ke orang2nya.
Halaqahnya jam8 ya, ane baru selsei acara mabit, tadi malem ikhwan2 MPI mabit.

Dialog Pembangsaan #1

A : Gmn pndpt kg fadhli ttg pancasila?

F : Pancasila itu multi tafsir
Tergantung dari mana dan oleh siapa ditafsirkan
Itu pancasila menurut ane

A: Tp katanya ini jg dirumuskan ulama2. Makanya Ketuhanan Yang Maha Esa, dijelasin di pembukaan uud ’45 jg “atas rahmat Allah”. Jd bukanlah tuhan yg lain. (Kata Buya Hamka)

Istilah adab yg cuma ada dlm islam pun diperjuangkan oleh 4 tokoh islam jg : wachid hasyim, agus salim, abikusno t., kahar muzakkir..
atau kg fadhli ngeliat ini terlalu ada fanatisme kebangsaan?

R : Mereka dulu ga ada fanatisme na..
Fanatisme kebangsaan muncul belakangan..

F : Iya kan ane bilang multi tafsir

Menurut Soekarno, Pancasila itu Nasakom
sy pngn liat dr banyak frame. ngga ngeliat yg abu2 itu jadi salah aja isinya.
Silakan aja, setiap orang bisa melihatnya dari sudut pandang mana pun

A : tp soekarno pun inkonstitusional sbnrnya, katanya, wkt itu kan ditentang sm mohammad natsir. tp beliau malah dipenjara

F : Namanya juga hasil pemikiran manusia
Jadi, baik pancasila maupun perundang2an di NKRI, selain kata2nya banyak mengundang multi tafsir, juga banyak memiliki celah untuk digunakan sebagian orang dalam menguntungkan ambisi pribadinya
Pancasila dan UUD45 itu bebas nilai
Makanya dia ngga kokoh saat dijadikan dasar negara

Gini, Indonesia itu negara demokrasi?
Atau negara pancasila?
Atau negara demokrasi pancasila? 

A : 2-2nya bkn?
F : Emang ada?
Karena bebas nilai dan multi tafsir itulah Indonesia dibentuk sesuai dengan kehendak penguasanya
Dan itulah kenyataannya, bahwa demokrasi hakikatnya adalah diktatorisme

A : Oh, beda pancasila sm demokrasi apa kg?
F : Itu yg ane ngga tau
Tapi yg pasti pancasilais yg fanatik menolak negara demokrasi, aneh kan ya?
Sampe banyak tuh spanduknya: Indonesia bukan negara demokrasi tapi negara pancasila

(tiba2 muncul)
I : Iya banyak kang…
Beda nama aja mgkn, demokrasi hsl barat pancasila hsl pribumi pdhl isinya 11-12 #soktau
F : Bisa jadi

A : Misal gini.
Ada seorang yg fokus dlm dakwah ttg adab.
well, beliau blg.. di pancasila pun gt, krna sejarahnya ulama2 pun ada andil utk menyusunnya. shg adil, adab, Ketuhanan Yang Maha Esa pun ikut jadi bagian dr pancasila.

Disni ada pembelaan thd pancasila yg katanya multitafsir itu.
Boleh ngga sih sbnrnya ini disampaikan?
sy jg kalo ditanya msh bingung. ini sesuai dgn islam, atau bertentangan? atau gmn sbnrnya?

R : Pancasila itu berasal dr piagam jakarta
Isi piagam jakarta itu udah persis piagam madinag
Madinah

F : Klo dakwah ke orang pancasilais, mungkin bisa dakwah begitu
Tapi klo ke umum, lebih baik ngga
Khawatirnya malah jadi pembenaran para pancasilais bahwa indonesia ngga butuh syariat Islam
Piagam Jakarta itu beda sama Piagam Madinah
Silakan baca “Piagam Jakarta atau Piagam Madinah” Ust Saiful Islam
gmn isinya?
Intinya, Piagam Madinah itu lebih baik dari Piagam Jakarta
Dan dihapusnya 7 kata dari Piagam Jakarta justru menurut Ustadz Saiful Islam adalah ketentuan Allah yang berdampak positif bagi umat Islam

A : Kok?