art? art of Think? art of Religion? ~_~

* *  ini komentarku terhadap sebuah artikel yang bikin gerah ~^^~ * *

syukran wa jazakillahu khair mba, artikelnya bagus, hehe
tapi sayang terlalu men-generalisir ^^v

ulama2 yang masih ber-Islam dengan ilmu, mereka itu belajar dari guru2 mereka (talaqi) juga dari buku2. inilah sebenar2 warisan islam. bukan bangunan, kuliner, atau fashion. warisan kita itu ilmu.

Nah, masalah sebenernya ada disana. Ilmu, bukan di ilmu islamnya, tapi di orang2 islamnya, yang makin jauh dari ilmu.

Mereka yang kynya suka pada ribut2 itu ya karena ilmunya msh minim, atau ilmu yang didapet ngga diamalkan. Karena dlm islam itu diajarin tazkiyyatun nafs (pensucian jiwa), muamalah, akhlak ke sesama muslim dan ke sesama manusia, fiqh tentang hukum asal debat itu haram(kec.utk kondisi tertentu), etc.

Artikel ini menafi-kan itu semua (menurutku), bahkan ekstrem.
Kenapa?
karena dia pengen memasukkan logika pluralisnya.

Nah balik ke ilmu, kalo kata ust bachtiar nasir, “Yang suka mengkotak2an itu yang di bawah2 aja, yang di atas2 udah pada melebur.”
Maksudnya, ya yang suka ribut2 main emosi biasanya ya yang dibawah2 aja, yang baru belajar islam, hehe aku awal2 juga gitu ^^v

Klo sengaji-nya aku, tentang syarat2 syahadat, syarat pertama itu ilmu, yang kedua itu keyakinan yang menghilangkan keraguan. (Dan 5 syarat yang lain, ada 7 syarat).
Nah dsni keliatan, tujuan kita nyari ilmu islam kan supaya tenang, tenang karena kita yakin udah berada dalam kebenaran. Klo ragu satu hal, cari ilmunya, ragu lagi, cari lagi, sampai kita di-yakin-kan oleh Allah. Dipahamkan, dan ditenangkan hatinya oleh Allah.

Nah, terus lakum dinukum waliyadin, (sengaji-nya aku) maksud ayat ini “bagimu agamamu dan bagiku agamaku”,
maksudnya itu kita membiarkan orang di luar islam tetap dlm agamanya (ngga maksa),, bukan saling membenarkan.

Artikel ini seolah ngekritik, kita ngga boleh bilang, “saya yakin agama saya itu benar, dan agamamu salah.”
Lah kalo ngga boleh gitu, berarti kita ngga boleh yakin dengan kebenaran Islam? wah udah menyalahi syarat syahadat ini, syahadat kita perlu dipertanyakan.

Disana juga disebut, musuh utama itu bukan kekufuran dan kesyirikan (kristen, buddha, hindu)..
Aduhh, ini dengan mudah dijawab Allah (salah satunya) di surat Mumtahanah ayat 4 :

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِىٓ إِبْرٰهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَءٰٓؤُا مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدٰوَةُ وَالْبَغْضَآءُ أَبَدًا حَتّٰى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُۥٓ إِلَّا قَوْلَ إِبْرٰهِيمَ لِأَبِيهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ أَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللَّهِ مِن شَىْءٍ ۖ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali”.

Jadi kesimpulannya, perbedaan itu pasti terjadi, perpecahan umat ini menjadi 73 golongan itu pasti trjadi.
Terus?
Coba deh ikut pemahaman para sahabat. Mereka itu nanya-nya bukan “gmn mmpersatukan golongan2 itu” , tapi “jalan mana yang selamat”.
Tugas kita itu jalan di jalan islam dengan melakukan syariat yang Allah tentuin dengan hati yang yakin.
Adakah yang lain?

Hehe rada sok2an dan menggiring masa biar ikutan pluralis artikelnya ini ^^v

Wallahu a’lam
 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s