Sabarlah, Dakwah itu..

Sabarlah wahai anak muda,
itu hanya emosi sesaatmu saja.

Berilmu-lah, berilmu dulu yg benar, yg banyak, yg sumbernya benar dan banyak, dan jgn lupakan tazkiyyatun nafs.
iringi dengan amalmu, gunakan ilmu itu, terapkan, agar ilmu itu tersimpan dan mulai tersusun dengan rapi.
bukankah makin sering kita memakai barang / melewati suatu tempat makin mudah ia kembali digunakan / dikunjungi?

jgn pernah ilmu itu digunakan utk menimpuk temanmu sendiri!
mendorong temanmu kian terjerembab ke jurang kebinasaan!
hey, siapa kamu?!

engkau berkata,
“saya berdakwah bung.”

tau apa kamu pemuda?

kamu bilang, “itu secara umum, ini kaidah yg saya tau begini begini begini.”

ilmu-amal-dakwah
jika sudah indah nan rapi di 2 fase awal, barulah engkau beranjak ke tahap lanjutan.. (pun dgn engkau berkutat saja pd ilmu dan amal, engkau telah berdakwah..engkau telah membuktikan pada dunia kenikmatan menitih jalan-Nya)

engkau pun masuk ke ranah dakwah.

kamu bilang, “itu secara umum, ini kaidah yg saya tau begini begini begini.”

dakwah ini ranah hablumminannas..! )’:
ia butuh merangkul hati, butuh tawadhu’ jika dikoreksi (isi maupun cara), butuh membaca kondisi, butuh objektif agar jauh dari ashobiyah (dgn dalil quran sunnah ijma sahabat)..

namun,
seketika apa yg kau lakukan?
celaan,

perkataanmu,
“kebenaran dan kebathilan itu tidak samar”,
“tidakkah kalian baca dalil qurannya begini, hadis begini, pendapat ulama begini begini??”,
“maka aku berlepas diri setelah ini, ini hujjahku saksikanlah Ya Allah.”

innalillah……
pemuda!
kau menjerumuskannya ke neraka, setelah engkau tampar mereka dgn perkataanmu!
apa maumu?

bukan begitu caranya..
bukan,
bukan begitu..

kau pikir semudah itu?

lalu engkau berpikir,
“inilah muwwahid, begitu banyak mufasiq yg seringkali merintangi, inilah ghuroba.”

ingin dalil apa lagi yang engkau tamengkan?

nak..

aku tak ingin engkau menyesal,
seperti diriku yang kini tak habis menyesali masa2 kuatku, sekarang, di masa diriku telah dilemahkan kembali oleh Allah,
sedang di masa2 kuatku dulu? apa yg telah kulakukan? )’:

*to be continued

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s