Mencela Hujan, cukup..

Bsimillah,

Plis, jangan mencela hujan…

“Allahumma shoyyiban naafi’aa ~Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat~.”
-di Adabul Mufrod

Ingat2 disini
http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2795-beberapa-amalan-ketika-turun-hujan.html

* * *

hampir2 setiap ketemu orang,
“iya nih hujan, jd kepater di kampus, trus jdnya sholat di salman dulu, baru pinjem payung.”

jelas bukan nada org bahagia saat ngomong gini.
)’:
In other words : ini celaan kpd hujan

* * *

kalo seneng/bahagia, plis kalem dikit..
(misal : ujian medan take home, kalem dikit, tahmid aja)

kalo sedih/kecewa, diam utk meredam kesedihan, dan beneran redam pelan2, bukan malah diumbar.
(misal : hujan tadi ; ujian dadakan ; download dikit lagi malah gagal ; dosen telat masuk ; pas ngantri di antrian apapun, tugas numpuk ; sakit pas haid ; dosen agak abstrak) *lho, ngasih contoh keluhan itu banyaaak )’: *

Maafkan aku jika tak sengaja mencelamu, hujan.
Maafkan aku.
Lisan ini masih buruk.

Tahan celaan.
Just enjoy your life,

#EnjoyYourLife #SyaikhAreifi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s