hayati dan khusyu . . . #part2

Tidakkah mereka menghayati Al Qur’an,

atau hati mereka telah tertutup?

. . .

akhi ukhti, kita butuh orang-orang yang khusyu dalam sholatnya,

kita butuh. . .

khusyu adalah ruh ibadah kita . . .

dan syaikhul islam Ibn Taimiyyah serta Ibnul Qoyyim mensyaratkan (meski jumhur ulama tidak memfatwakan demikian) bahwa :

khusyu dalam sholat itu wajib . . .

dalilnya di surat An Nisaa : 43

khusyu adalah ruh dalam sholat..

ketika kita bisa khusyu,

ibadah kita akan bisa ikhlas, pasti itu..

parameternya (kita bisa khusyu 100%)?

kita bisa terjaga di luar sholat (T__T)

apa penyebab kita bisa maksiat ketika sendirian?

karena kita jarang khusyu dalam sholat . . .

orang yang bisa khusyu dalam sholat itu pasti takut,

pasti dia akan takut dengan Allah ketika sendirian,

pasti itu…

ini dijamin oleh Allah dalam surat Al Mu’minuun..

lalu pertanyaan selanjutnya ..

gimana kita bisa khusyu dalam sholat?

balik lagi, hayati…

dengan?

paham arti, paham maknanya..

dan jangan turbo speed saat sholat

misal..

di setiap kita membaca Al Faatihah dalam sholat :

dalam hati kita mengartikannya :

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,

segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam “

Allah merespons hamba-Nya (dalam hadits qudsi riwayat Muslim),

“Hambaku telah memujiku . . .”

Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”

Allah membalas :

“Hambaku telah menyanjungku . . .”

 

 “Yang menguasai di hari Pembalasan.”

Allah membalas :

“Hambaku telah mensucikan diriku, dan dia berpasrah diri padaku . . . ”

 

“Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.”

Allah membalas :

“Ini adalah antara diriku dan hambaku.. apapun yang hambaku inginkan, pasti akan diberi . . ”

terus kita minta apa?

“ Tunjukilah Kami jalan yang lurus,

(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. “

Allah membalas :

“Ini semua permintaan hambaku.. untuk hambaku semua yang dia pinta.”

“Aamiin . . .”

 

kita boleh ngerasain respon Allah demikian,

seakan-akan Allah membalas ucapan Al Faatihah kita,

karena haditsnya shahih, hadits qudsi riwayat Muslim,

kalo ngga ada haditsnya jangan coba-coba

begitu indahnya,

coba yuk mulai sekarang,

kita rasain indahnya sholat khusyu . . .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s